Aku Rela Jadi Buruh Demi Menghalalkanmu Ke Pelaminan

Aku Rela Jadi Buruh Demi Menghalalkanmu  Ke Pelaminan

Nasip dan Kehidupan setiap orang tentunya berbeda beda meski kadang Sulit namun tetap saja ada niat untuk menjalaninya demi mencari sesuatu yang bisa membuat kita bahagia. Sepedas lidah dan lirikan mata orang lain yang menghakimimu tentu tak kau Gubris demi sepercik kepuasan dan kebahagia sesaat buatmu.

Nasip Orang memang siapa yang tau ? Bahkan kita sendiri gak bisa memastikannya, mungkin hanya sebuah keyakinan bahwa apa yang kita jalani adalah sesuat yang benar dan gak merugikan si tukang bacot (Orang Lain). Jadi apa yang memang pantas kita kerjakan, meski terkadang ada celoteh dan cibiran gak enak di telinga anggap saja sebagai Pujian dan Semangat untuk kita lebih maju kedepan.

Aku Rela Jadi Buruh demi suatu saat bisa MenghalalkanMu ke Pelaminan. Suatu angan – angan yang mungkin belum tercapai namun disitu terdapat tekat bulat yang mengebu-ebu hanya untuk sang pujaan Hati.

Meski Terkadang ada Rasa bosan Dalam Bekerja Namun ketika Ku ingat Kembali bahwa itu adalah hal yang terindah yang mungkin bisa aku capai Bersamamu, Maka Aku Rela. Meski terkadang ada Cocot-cocot sempal yang melantunkan Cibiran demi Cibiran yang Menusuk Hati Maka Aku Tahan Sebagai Bukti Bahwa Perjuangan untuk Menghalalkan Mu tak semudah yang aku pikirkan.

Hanya Doa yang mampu menyejukan Hati dikala aku Resah dengan Apa yang aku Inginkan, Hanya doa yang selalu menyemangati ku dalam Bekerja sebagai seorang Buruh untuk dapat selembar Rupiah dimana dengan itu aku bisa MenghalalkanMu dan kelak bisa membahagiakanmu hingga uban kita jatuh helai demi helai.

Untuk Seseorang yang Jauh disana ! mohon bantu dengan Doa sehingga niatku untuk Menghalalkanmu bisa segera terwujud dan terlaksana. menjadikan kita sebuah keluarga kecil yang sederhana namun penuh dengan kebahagian hingga Akhir masa. AMIN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *